BREAKING Billions in Assets, DPR Member Enters Decile 4: Eva Stevany Rataba Questions Government Data • Previously an Achievement Student, Now Febiola is Struggling Hard to Recover Her Memory and Condition • Coverage Trip to Krakatoa Ends Mysteriously, 5 Journalists Lost Contact • SMAN 1 Pramuka Teacher Becomes Suspect in Alleged Molestation of Student, Now Detained at Subang Police Headquarters • Not Just Solar, South Sulawesi Residents Face Crisis of Electricity, Clean Water up to 3 Kg LPG BREAKING Billions in Assets, DPR Member Enters Decile 4: Eva Stevany Rataba Questions Government Data • Previously an Achievement Student, Now Febiola is Struggling Hard to Recover Her Memory and Condition • Coverage Trip to Krakatoa Ends Mysteriously, 5 Journalists Lost Contact • SMAN 1 Pramuka Teacher Becomes Suspect in Alleged Molestation of Student, Now Detained at Subang Police Headquarters • Not Just Solar, South Sulawesi Residents Face Crisis of Electricity, Clean Water up to 3 Kg LPG
Return

Sukabumi Earthquake Rocks, Residents Run Out of Homes: "Cupboards and Glasses Shaking Loudly"

🇺🇸 English — United States EN
Sukabumi Earthquake Rocks, Residents Run Out of Homes: "Cupboards and Glasses Shaking Loudly"
ZOAHARIAN.COM - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 15.11 WIB. Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah, mulai dari Sukabumi bagian utara hingga selatan, sehingga membuat banyak warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 7,73 Lintang Selatan dan 106,53 Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 82 kilometer barat daya Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 23 kilometer.

BMKG juga menyampaikan bahwa informasi tersebut masih bersifat sementara karena mengutamakan kecepatan penyampaian data. Hasil analisis dapat berubah seiring masuknya data tambahan.

Getaran gempa dilaporkan terasa di berbagai wilayah. Di Sukabumi bagian utara, warga di Kecamatan Cicurug, Parungkuda, hingga Cibadak mengaku merasakan guncangan yang cukup kuat. Sejumlah warga yang sedang berada di dalam rumah mengaku terkejut karena gempa datang secara tiba-tiba.

Sementara itu, di wilayah Sukabumi Selatan, guncangan juga dirasakan cukup signifikan. Salah seorang warga Kecamatan Ciracap, Azis (32), mengaku langsung berlari keluar rumah setelah merasakan getaran yang mengguncang bangunan.

"Guncangannya kerasa banget, tadi pas lagi santai tiba-tiba lemari sama kaca jendela bergetar bunyi greg-greg. Spontan saya langsung lari keluar rumah takut ada apa-apa. Tetangga juga banyak yang keluar ke jalan," ujar Azis.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Masyarakat di sejumlah wilayah masih memantau kondisi lingkungan sekitar sambil tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan BMKG dan instansi terkait.

Comment (0)

No comments yet. Be the first!

Leave a Comment

Link copied to clipboard!