BREAKING Coverage Trip to Krakatoa Ends Mysteriously, 5 Journalists Lost Contact • SMAN 1 Panukanukan Teacher Becomes Suspect in Alleged Molestation of Students, Now Detained at Subang Police Headquarters • Not Just Solar, South Sulawesi Residents Face Crisis of Electricity, Clean Water up to 3 Kg LPG • TCL P80 Pro Officially Brings NxtPaper OLED Screen, Cell Phone That Can Be Transformed into an E-Reader • Antam Gold Price Today Wednesday 9 September 2026 Stable at IDR 2,627 million per gram BREAKING Coverage Trip to Krakatoa Ends Mysteriously, 5 Journalists Lost Contact • SMAN 1 Panukanukan Teacher Becomes Suspect in Alleged Molestation of Students, Now Detained at Subang Police Headquarters • Not Just Solar, South Sulawesi Residents Face Crisis of Electricity, Clean Water up to 3 Kg LPG • TCL P80 Pro Officially Brings NxtPaper OLED Screen, Cell Phone That Can Be Transformed into an E-Reader • Antam Gold Price Today Wednesday 9 September 2026 Stable at IDR 2,627 million per gram
Return

Iran Announces Closure of Strait of Hormuz Due to Israeli Attack on Lebanon

🇺🇸 English — United States EN
Iran Announces Closure of Strait of Hormuz Due to Israeli Attack on Lebanon
ZOAHARIAN.COM - Sabtu 20/6/2026 Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz sebagai respons atas tindakan Israel yang kembali melancarkan serangan ke wilayah Lebanon di tengah kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) turut mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal agar tidak mendekati kawasan Selat Hormuz apabila tidak ingin menghadapi ancaman terhadap keamanan mereka.

Militer Iran menilai tindakan Israel sebagai bentuk pelanggaran terhadap kesepakatan yang sebelumnya telah dicapai bersama Amerika Serikat. Menurut Iran, keputusan menutup Selat Hormuz merupakan langkah balasan terhadap aksi militer yang dilakukan Israel.

Sebelumnya, Iran dan Amerika Serikat diketahui telah menyepakati nota kesepahaman (MoU) yang membuka jalan bagi perundingan lebih lanjut terkait program nuklir Iran, pelonggaran sanksi, serta berbagai isu keamanan regional.

Di sisi lain, Israel dilaporkan terus menggempur sejumlah wilayah di Lebanon setelah gencatan senjata dengan Hizbullah diberlakukan. Serangan yang terjadi meliputi 12 serangan udara dan penembakan artileri ke wilayah Lebanon bagian selatan setelah batas waktu yang telah ditentukan.

Akibat serangan tersebut, sebanyak 47 orang dilaporkan tewas, sementara 97 orang lainnya mengalami luka-luka.

Hizbullah menyatakan pihaknya tetap mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Kelompok tersebut juga menuduh Israel membuat klaim palsu sebagai pembenaran atas pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata.

Sementara itu, pembicaraan lanjutan antara Lebanon dan Israel dijadwalkan berlangsung di Washington, Amerika Serikat, pada 23–25 Juni mendatang.

Pengumuman mengenai perkembangan tersebut disampaikan setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan Presiden Lebanon Joseph Aoun melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon

Comment (0)

No comments yet. Be the first!

Leave a Comment

Link copied to clipboard!