BREAKING Coverage Trip to Krakatoa Ends Mysteriously, 5 Journalists Lost Contact • SMAN 1 Panukanukan Teacher Becomes Suspect in Alleged Molestation of Students, Now Detained at Subang Police Headquarters • Not Just Solar, South Sulawesi Residents Face Crisis of Electricity, Clean Water up to 3 Kg LPG • TCL P80 Pro Officially Brings NxtPaper OLED Screen, Cell Phone That Can Be Transformed into an E-Reader • Antam Gold Price Today Wednesday 9 September 2026 Stable at IDR 2,627 million per gram BREAKING Coverage Trip to Krakatoa Ends Mysteriously, 5 Journalists Lost Contact • SMAN 1 Panukanukan Teacher Becomes Suspect in Alleged Molestation of Students, Now Detained at Subang Police Headquarters • Not Just Solar, South Sulawesi Residents Face Crisis of Electricity, Clean Water up to 3 Kg LPG • TCL P80 Pro Officially Brings NxtPaper OLED Screen, Cell Phone That Can Be Transformed into an E-Reader • Antam Gold Price Today Wednesday 9 September 2026 Stable at IDR 2,627 million per gram
Return

The President's Cup will change starting next season, it will no longer be a pre-season club tournament

🇺🇸 English — United States EN
The President's Cup will change starting next season, it will no longer be a pre-season club tournament
ZOAHARIAN.COM - Piala Presiden akan memasuki babak baru mulai musim depan. Turnamen yang selama ini identik sebagai ajang pemanasan klub-klub sebelum kompetisi resmi bergulir dipastikan tidak lagi mengusung fungsi tersebut. PSSI menyiapkan arah baru dengan menjadikan Piala Presiden sebagai bagian dari upaya memperkuat Timnas Indonesia.

Kepastian itu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai Kongres Biasa PSSI 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (3/8/2026). Menurut Erick, perubahan dilakukan karena ekosistem kompetisi sepak bola nasional kini dinilai jauh lebih berkembang dibanding saat Piala Presiden pertama kali digelar.

"Teman-teman harus ingat, Piala Presiden itu lahir ketika Indonesia bebas sanksi FIFA. Piala Presiden diisi untuk klub-klub punya pertandingan di masa itu," kata Erick dalam keterangannya, dikutip Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, saat ini klub-klub sudah memiliki lebih banyak agenda kompetisi, termasuk hadirnya League Cup atau Piala Indonesia. Kondisi tersebut membuat Piala Presiden tidak lagi dibutuhkan sebagai turnamen pramusim.

"Karena klub-klub sudah juga melahirkan yang namanya kompetisi League Cup (Piala Indonesia), nah turnamen ini tahun depan tidak lagi untuk klub," ujarnya.

Sebagai gantinya, PSSI akan mengarahkan Piala Presiden menjadi wadah yang mendukung pengembangan Timnas Indonesia. Sejumlah konsep tengah dibahas, mulai dari penyelenggaraan turnamen mini internasional hingga laga uji coba yang dapat dimanfaatkan skuad Garuda untuk meningkatkan kualitas permainan serta menambah pengalaman bertanding.

Meski mengalami perubahan fungsi, nama Piala Presiden dipastikan tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas yang telah melekat dalam kalender sepak bola nasional. Hanya saja, orientasinya akan bergeser dari kepentingan persiapan klub menjadi instrumen pendukung kebutuhan tim nasional.

"Kami akan mencoba bagaimana Piala Presiden untuk mengembangkan Timnas Indonesia. Tapi kasih (PSSI) waktu untuk berdiskusi perihal Piala Presiden berikutnya," tambah Erick.

Hingga kini, PSSI masih mematangkan konsep dan format yang akan digunakan pada edisi mendatang. Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan dalam waktu dekat sebelum keputusan final mengenai wajah baru Piala Presiden diumumkan kepada publik.

#PialaPresiden #PSSI #TimnasIndonesia #ErickThohir #SepakBolaIndonesia #Garuda #PialaIndonesia #LeagueCup #TurnamenSepakBola #Pramusim #FIFA #BeritaBola #BolaNasional #FootballIndonesia #OlahragaIndonesia #LigaIndonesia #TimnasGaruda 

Comment (0)

No comments yet. Be the first!

Leave a Comment

Link copied to clipboard!